Saya yakin anda akan tertarik dengan ini

Bukit Raja Mandare Diduga Candi Terbesar di Indonesia

* Dinas Pariwisata Bentuk Tim Ekspedisi

Pagaralam – Kembali masyarakat Kota Pagaralam dihebohkan dengan penemuan dugaan reruntuhan candi di jagad Besemah. Kali ini, untuk menuju lokasi ditempuh selama tiga hari perjalanan menuju penemuan dimaksud yang berbatasan langsung dengan Dusun Padang Guci, Kabupaten Manak, Provinsi Bengkulu.

“Kita sudah menerima laporan adanya penemuan terbaru ini, dimana daerahnya cukup jauh dari pusat keramaian dan harus ditempuh dengan perjalanan tiga hari masuk kedalam hutan rimba,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pagaralam Drs H Syafruddin MSi didampingi Kabid Objek Wisata Hermansyah SE MSc, kemarin.

“Laporan ini sudah kita terima sejak beberapa hari ini dari warga bernama Aswin (45) dari Rimba Candi Kecamatan Dempo Tengah. Saat ini kita sedang menyiapkan tim untuk melakukan ekspedisi ke lokasi penemuan dugaan Candi yang ada tersebut,” terang Safrudin seraya mengatakan, jika ini benar-benar Candi diduga lebih besar dari Candi Borobudur.

Informasi yang diterima pihaknya, untuk ke lokasi rerutuhan Candi ini harus menempuh perjalanan tiga hari dari pusat Kota Pagaralam menuju ke dusun terdekat di daerah Padang Guci atau Rimba Candi. Setelah itu harus melalui jalan setapak dan hutan rimba sebelum dapat sampai ke lokasi ini yang berada di Bukit Raje Mandare.
“Kita sudah mendapatkan bukti-buktinya, tapi kita belum bisa sebarluaskan berupa foto ini, karena akan kita buktikan dulu kebenarnnya,” terangnya seraya mengatakan, takutnya bukti yang ditunjukan pelapor bukan dari daerah tersebut.

Pihaknya kata Safrudin tidak mau gegabah mengambil kesimpulan langsung bahwasannya reruntuhan ini adalah Candi, sebelum tim benar-benar ke lokasi yang ditunjukkan warga tersebut. “Kita dapat Informasi di dalam candi banyak benda-benda peninggalan purbakala yang tersimpan,” jelasnya seraya mengatakan cerita tetua kampung di Pagaralam secara turun temurun memang pernah tersiar cerita adanya Candi Besar ini, tapi lokasinya belum dapat dipastikan dimana.

Yang pasti lanjut Syafrudin, pihaknya akan cek terlebih dahulu laporan warga dengan membentuk tim dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dibantu warga setempat. “Kita sama-sama berdoa jika ini memang benar adanya, satu persatu keberadaan peradaban kuno di kota ini akan mulai terkuak,” pungkasnya.


About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.